• Buka : Setiap Hari (Selasa Libur), Jam : 09.00-20.00 WIB
  • Tirtasani Royal Resort Blok A2. No.2,
    Kec. Karang Ploso, Malang

5 Fakta Unik Tentang Cincin Nikah Malang Sebagai Simbolik Cinta Sejati

Bagi pasangan suami istri cincin pernikahan merupakan simbol sebuah cinta abadi. Tanda bahwa dua orang berbeda telah terikat dalam satu ikrar suci. Keduanya sudah berjanji untuk saling mengarungi bahtera rumah tangga, baik suka maupun duka. Oleh sebab itu banyak pasangan yang melambangkan makna pernikahan dalam desain cincin nikah Malang. Tapi pernahkah anda berpikir tentang fakta unik dibalik cincin nikah? Simak ulasannya berikut ini.

Fakta Tersembunyi Dibalik Cincin Nikah

1. Pengingat Pasangan di Rumah

Cincin nikah mulai dipakai oleh kaum pria sejak Perang Dunia II, sebagai tanda pengingat para istri di rumah. Itulah sebabnya mengapa cincin nikah cukup populer di kalangan militer. Para tentara terbiasa dengan tugas kerja yang jauh dari pasangan, sehingga cincin menjadi bukti bahwa Ia sudah terikat dengan seseorang dan harus menjaga cintanya. Kemudian setelah Perang Korea berlangsung barulah cincin pernikahan sering dipakai oleh warga sipil.

2. Terbuat dari Tanaman

Pertama kali cincin pernikahan dikenalkan pada zaman Mesir Kuno, kala itu sebagai lambang sebuah cinta abadi. Jika sekarang cincin nikah Malang terbuat dari logam mulia yang berkilauan, dulu justru terbuat dari pohon papirus dan alang-alang yang dianyam. Bentuknya unik seperti akar pohon yang dililiti dengan bunga bermekaran. Pada masa itu pasangan pengantin yang bertukar cincin, tandanya sudah berjanji kepada dewa matahari dan bulan.

3. Lambang Cinta dari Berbagai Negara

Pada masa Firaun pertama beliau meyakini bahwa menggunakan cincin adalah simbol keabadian. Karena bentuknya lingkaran yang tidak mempunyai awal dan akhir, yang berarti cinta hanya satu untuk selamanya. Sedangkan bangsa Romawi mengartikan cincin sebagai janji publik, guna menghormati pernikahan kontrak. Awalnya penduduk Romawi hanya membuat cincin dari besi sederhana, lalu di abad pertengahan mulai terbuat dari emas.

Hingga saat ini logam emas masih menjadi material favorit dalam membuat cincin pernikahan. Apalagi tambahan hiasan batu permata menjadikan cincin tampak lebih modis. Seiring berkembangnya zaman hadir cincin nikah Malang, dan memodifikasi beberapa logam mulia menjadi cincin yang apik. Jadi tidak hanya emas tetapi perak, palladium, hingga logam platinum. Kemudian di desain dengan cantik sesuai dengan selera para pemesan.

4. Peringatan Hari Pernikahan

Di Rumania terkenal tradisi unik yaitu memperingati ulang tahun pernikahan ke-25 dan ke-50. Ketika usia pernikahan menginjak 25 tahun atau kawin perak, artinya suami istri akan bertukar cincin kembali dengan cincin berbahan perak. Sedangkan bila merayakan 50 tahun usia pernikahan atau kawin emas, berarti pasangan harus bertukar cincin emas. Tradisi ini juga masih diikuti oleh sebagian masyarakat Indonesia, sebagai makna saling mencintai dalam waktu yang lama.

5. Melingkar di Jari Manis

Cincin nikah Malang akan tersemat indah apabila melingkar di jari manis dengan apik. Mengapa harus dipasang disana? Konon kepercayaan bangsa Romawi menganggap bahwa vena amoris atau vena cinta, letaknya ada di pembuluh jari manis. Hal ini merupakan tanda bahwa cinta diikat dengan sebuah cincin, harapannya tidak akan dilepas selamanya. Seperti makna pernikahan yang suci bagi masing-masing agama.

Jika anda sedang pusing mencari cincin pernikahan, tidak ada salahnya berkunjung ke kota Malang. Di kota apel ini terdapat Nouri Jewellery yang menjual berbagai desain cincin nikah, dengan kualitas logam terbaik. Tidak hanya barang berkualitas, tetapi pelayanannya juga menomersatukan pelanggan. Apabila penasaran seperti apa model cincin yang dijual anda bisa mengunjungi websitenya di nourijewellery.com.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *